Artomoro

  • Righteous Kill

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris elit. Donec neque. Phasellus nec sapien quis ...

    read-more
  • Quisque sed felis

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus.Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. [caption id="attachment_111" align="alignright" width="300" caption="Image with caption"][/caption] Mauris elit. Donec neque. ...

    read-more
  • Etiam augue pede, molestie eget.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris elit. Donec neque. Phasellus nec sapien quis ...

    read-more
  • Hellgate is back

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris ...

    read-more
Previous Next

Keinginanku ingin punya kendaraan roda empat ternyata terkabulkan juga, mulanya aku mengira mobil itu harganya mahal, tapi ternyata hanya empat nyampek lima jutaan saja, tapi sayangnya uang segitu itu dapatnya hanyalah mobil sejenis Hijet 55, untungnya sebelum Hijet 55 terbeli olehku ada teman ayahku yang ngasih saran, ia mengerti betul seluk beluk mobil murahan hingga mobil mewahan, "Hijet 55 itu kalau buat jalan sejauh 30 kiloan mesin sudah panas (temperatur naik hebat) dan apabila dipaksakan untuk terus berjalan mesin bisa ambrol" kata teman ayahku. Akhirnya dengan penuh kesabaran aku terus ngumpulin uang dari hasilku mengajar di Madrasah Tsanawiyah sedikit demi sedikit.
Setelah aku mendapatkan pandangan kendaraan yang cocok saat itu pula tabunganku sudah genap sembilan juta, dan ternyata memang sembilan juta harga mobil itu, sejak itulah aku memiliki mobil pertama kali.






Tapi sayangnya cinta dunia itu tidaklah lama, karena mobil Zebra 1.0 tahun 1986 yang semula aku anggap sudah bagus itu ternyata menjadi jelek setelah kurang lebih lima bulan aku perhatikan, akhirnya dengan uang delapan juta yang aku miliki mobil itu aku serahkan pada bengkel ketok magic untuk di rubah body menjadi Zebra Jumbo / Zebra 1.3 tahun 1994, biar tambah necis biarpun dengan biaya murah, dan biaya pajaknyapun juga murah.

Read More

Lagi-lagi NU Ranting Bacem bikin gebrakan, setelah Ziarah wali Madura yang memberangkatkan warga Nahdliyin hingga mencapai 6 armada BUS pada setahun yang lalu, tahun ini (26 Juni 2011) NU Ranting Bacem bikin onar lagi, tak tanggung-tanggung, Kyai Kerah Sakti yang didatangkan untuk mengisi tausiah dalam acara tersebut, bahkan sehari sebelumnya NU Ranting Bacem juga menylenggarakan Jalan Sehat bersama ANSOR dan sekitar 3 jam setelah itu diselenggarakan juga Khitanan Masal yang diikuti 21 peserta khitan.
Semua terjadi diluar dugaan, sebelumnya panitia hanya menyediakan 1.500 nasi kotak, ternyata pada pukul 19.30 WIB nasi kotak sudah habis, demikian juga yang terjadi di areal parkir, panitia menyediakan 1.000 keplek parkir ternyata pada pra acara belum dimulai saja keplek parkir sudah habis. Walaupun lapangan terbentang luas hadirin yang berada di paling belakang juga tidak mengeluh karena jarak pandang yang terlalu jauh, hal ini telah diantisipasi oleh pihak panitia dengan membentang layar warna putih selebar 5 meter untuk menyender acara tersebut.


Acara ini terselenggara atas dukungan Rini Suwito (Caleg PDIP), Suzuki Motor, Rokok SAFE, Artomoro Computer. Semoga bermanfaat. Amin

Read More

Selep Keliling yang beroperasi di daerah Blitar selatan yaitu wilayah Kecamatan Sutojayan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lodoyo sangat banyak aramdanya, sudah barangtentu jika banyak armada selep banyak juga masalah yang ada, terutama masalah harga atau ongkos selep, karena tidak adanya persamaan tersebut maka munculah beberapa pendapat dari beberapa sopir selep untuk membentuk persatuan untuk menyamakan tarif tersebut. Akhirnya pada tanggal 17 Mei 2010 terbentuklah Persatuan Selep Keliling yang beranggotakan kurang lebih 50 armada selep yang sekaligus terbentuk juga kesepakatan persamaan tarif untuk ongkos selep.
Untuk ongkos selep 1 sak tanpa katul (katul dibawa yang punya selep) Rp. 2.000, dan 1 sak + katul (katul di bawa yang mempunyai gabah/beras) maka ongkosnya Rp. 10.000.


Hal ini kalau bisa diberlakukan untuk selep diseluruh Indonesia, hehehe

Read More


Sejarah Singkat Asal Mula Desa  Bacem

Pada saat perang Diponegoro tahun 1830 desa Bacem masih merupakan hutan yang lebat. Pada saat itu ada salah seorang dari  Ponorogo yang bernama Rono Tirto bersama 10 orang temannya singgah di  desa Bacem kurang lebih 1 tahun. Setelah itu disusul Tomejo, Sonowo dan Djanges. Barulah dibuat kelompok.
Setelah perang Diponegoro tahun 1830 keadaan sudah  aman datanglah Sari Truno dari  Mataram, Beliau dianggap orang yang sakti pada saat itu kesaktianya melebihi dari orang dari Ponorogo.
Waktu babad desa hanya dengan 1 wadung (kampak) bisa menyelesaikan semua, saat berburu kemanapun arah senjatanya maka hewan buruanya akan kena. Menurut cerita Eyang Sari juga bisa menjadi harimau putih,Setelah perang tahun 1830 Sari Truno mendirikan  desa / lurah. Setelah meninggal dikuburkan di desa Bacem.

Daftar  Nama Lurah / Kapala Desa Bacem

No.
Nama
Masa Jabatan
Tahun
1
Dono Tirto
3 tahun
1881 - 1884
2
Djometo
3 tahun
1884 - 1887
3
Benawi
3 tahun
1887 - 1890
4
Iro Kromo
2 tahun
1890 - 1892
5
Suro Hardjo
5 tahun
1892 - 1897
6
Somo Saleh
3 tahun
1897 - 1900
7
Kromo Redjo
30 tahun
1900 - 1930
8
Hardjo Sentono
19 tahun
1930 - 1949
9
Wakil
1 tahun
1949 - 1950
10
Sapuan
7 tahun
1950 - 1957
11
Wakil
1 tahun
1957 - 1958
12
Sapuan
7 tahun
1958 - 1965
13
Kasno
6 tahun
1965 - 1971
14
Djamdjuri
2 tahun
1971 - 1973
15
Kasno
6 tahun
1973 - 1980
16
Soengeb
10 tahun
1980 - 1990
17
Al Nahroni
8 tahun
1990 - 1998
18
Panidjo
3 bulan
1998
19
Al Nahroni
23/3 tahun
1999
20
Panidjo
1 bulan

21
Harmuji
Sekarang


Read More
















Read More








































































Read More